Header Ads

ads

Serigala Orde Baru

Serigala Orde Baru

Mungkin masih banyak yang belum tahu atau tidak sadar kalau dulu masih ada yang namanya serigala berbulu domba. Tapi sekarang tidak lagi, karena sudah berganti gaya fashion. Serigala jaman sekarang tidak mau lagi pinjam bulu sama domba buat beraksi. Ribet!. Mereka sudah dengan terang-terangan melakukan cukuran massal. Serigala jantan-betina sama saja, sudah pada buka-bukaan sampai benar-benar tak berbulu dan tak tahu malu.
Kelompok serigala ini sebenarnya tahu kalau bentuk jutaan pasang biji mata manusia disekitarnya masih bulat-bulat seperti bola pimpong. Tidak ada yang kotak-kotak. Dengan demikian manusia dapat dengan mudah melihat bagaimana itu para serigala beraksi. Kadang-kadang manusia baru sadar dan terbelalak matanya kalau lihat apa yang dilakukan serigala ternyata sangat keji dan sungguh menyakitkan. Manusia cuma bisa bilang, “Ohh Mai Got! Wat Hev Dei Dan?” Tapi serigala tetap tidak peduli, cuek saja. Saking cueknya, sekumpulan bebek pun jadi tengsin merasa kalah saing.
Serigala-serigala ini kalau mau cari mangsa sudah tidak suka sembunyi-sembunyi. Tidak suka mengendap-ngendap buat terkam korban. Mereka sangat doyan sorot kamera. Sengaja biar dilihat dari berbagai penjuru mata angin bahwa mereka exist. Karena itu serigala jenis ini lebih suka beraksi sambil narsis.

Sebenarnya domba-domba juga sudah tahu dari dulu gelagat mereka. Hanya saja mereka diam, takut kena terkam. Buktinya domba-domba banyak yang tidak berdaya ketika bulu-bulu mereka dikuliti oleh para serigala buat kamuflase. Mungkin karena mereka merasa sebagai “Anak Domba Allah” yang makannya cuma rumput. Jadi mereka diam saja. Atau mungkin merasa tak punya taring. Entahlah.
Maka, semakin menjadi-jadilah para serigala itu beraksi sambil lenggak-lenggok. Pasang aksi sana-sini, tanpa bulu dan tanpa malu. Mereka bilang ;

"Emang gue pikirin?. Gue kalo gigit lo kagak pake bulu nyong, tapi pake taring gue. Lebih baik gue kagak pake bulu daripade ntar dibilang serigala ompong?!. 

Jadi lo mesti hati-hati. Selagi gue masih punya taring, gue bise gigit lo kapan aje, dimane aje! Hei, tau nggak lo, gedung parlemen udah gue kuasai. Gue bise gigit lo dari sini. Awas lo!”

 Seruni, 02-10-2014

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.