Bang Zaki Dari Kabupaten Karo
"Ingin melihat secara jelas sosok Jokowi, pria ini rela memanjat pohon. Mirip ya dengan sebuah kisah. Baca selengkapnya."Begitulah caption yang dituliskan tribune manado ketika memposting salah satu artikel dibawah ini di fans page tribune (dot) com. Aku pun tertawa tengah malam, pikiran secepat kilat teringat "sebuah kisah". Lalu, cepat-cepat kubuka itu link. Aku pikir mereka (tribune) akan "mengutip" kisah yang dimaksud tadi. Tapi apa ada? Tidak ada itu kisah, where is the kisah??Jadi tambah geli..haha. Wah, aku pikir ini pasti "tebak-tebak buah manggis", siapa saja pembaca boleh menebak "kisah" yang dimaksud :)
Sebelum membuka artikel tersebut, pikiranku langsung ingat Zakheus (ibrani; yang murni dan saleh). Menurut cerita Lukas, Zakheus itu adalah orang kaya, boss-nya pemungut pajak. Namun karena Zakheus bertubuh kurcaci, maka ia harus panjat pohon ara untuk melihat Yesus. Syukurnya, Yesus tidak mengutuk pohon ara tersebut. Sebab kalo dikutuk, si Zakheus bisa kering bersama-sama dengan pohon ara itu.
Sebab konon menurut Matius, Yesus pernah mengutuk pohon ara. Suatu ketika dalam perjalanan Yesus kelaparan, Ia berniat mencari apa yang bisa dimakan. Maklum blusukkan waktu itu harus jalan kaki, paling banter naik keledai. Jadi bisa difahami kalau Yesus butuh energi juga. Nah, disitu ada pohon ara dan setelah menghampiri pohon itu Yesus tidak mendapatkan apa-apa selain daun-daunnya saja. Yesus pun kecewa lalu berkata, "Sumpah deh, kau tak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Murid-muridnya cuma bisa tercengang melihat pohon itu mengering seketika tanpa ada satupun dari mereka punya inisiatif cari makanan,.cemilan atau apa kek. Sayangnya reportase Matius ini juga belum disertai gambar, jadi penasaran lihat ekspresi para murid itu tercengang.
Balik lagi ke Zakheus. Beruntunglah Zakheus, karena pada saat dia memanjat pohon ara itu mungkin Yesus tidak sedang lapar, at least belum terlalu lapar. Lagi-lagi Lukas bertutur, Yesus malah menyuruh Zakheus untuk turun, "Bro, turun bro, hari ini Aku mau numpang dirumahmu." Hmm, mungkin maksudnya sekalian bisa dapat makan dirumah Zakheus sebelum melanjutkan blusukkan ke kota berikutnya. Pasalnya Lukas tidak merinci apakah Yesus saat itu numpang istirahat (leyeh-leyeh), tidur, atau sekalian makan juga?. Tapi mungkin Zakheus saat itu sangat dipenuhi suka cita, jadi saya yakin dia pasti traktir Yesus makan, plus gratis menginap beberapa hari kalau perlu. Eh, Zakheus kan orang kaya. Anda bayangkan sendiri gimana rasanya kalo idola Anda tiba-tiba datang dan numpang dirumah Anda :).
Namun menurut pemberitaan Lukas banyak juga sih yang nyinyir kepada Yesus kala itu, ada yang berkata " Issshhhh, manusia macam apa Dia ini mau numpang dirumah orang berdosa.? Najis tralala deh..!" So, Anda tahu sekarang, Komunitas Penyinyiran, Nyinyir Mania, atau apalah namanya itu, memang sudah ada dan tercatat sejak kurang lebih 2000 tahun yang lalu.
Kisah blusukkan Yesus ke O Teritorry (YerikhO) ini, menjadi fenomenal. Karena begitu girangnya Zakheus kala itu, dia sampai berani bicara dihadapan Yesus, "Setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." Woowww..empat kali lipat. Lukas mencatatnya seperti itu :)
Mungkin kisah yang dimaksud tribune tadi adalah kisah tentang Zakheus ini. Hhmm,.mudah-mudahan aku keliru. Entah kalo ada kisah lain yang mirip.? Jaman sekarang kan apa-apa bisa dibuat mirip dan ada ilmunya, namanya cocoklogi. Ilmu ini tidak ada sekolahnya, dan semua orang bisa mempelajarinya serata menerapkannya di "aliran" yang mana, terserah, bebas :).
Dan kisah Jokowi yang kemarin blusukkan ke O Teritorry (Kabupaten KarO) untuk lihat pengungsi Sinabung juga disambut beramai-ramai oleh masyarakat. Mungkin suasana keramaiannya kurang lebih seperti di kota Zakheus, Yerikho. Mungkin lho ya, itu kan Lukas yang bilang pada saat itu bayak orang. Karena ramai dan berdesak-desakan sampai ada seorang pria yang rela panjat pohon. Booom.! Ini pria mungkin Zakheus jadi-jadian. Tapi aku yakin dia bukan kepala pemungut cukai. Jokowi pun tak menyuruhnya turun apalagi paspanpres. Risiko tanggung sendiri. Tapi kalo jatuh, bisa jadi dia langsung dapat Kartu Indonesia Sehat pada saat itu juga. Bersyukurlah pria itu bisa lihat wajah presiden dengan selamat tanpa jatuh dari pohon. Tak masalah kalau pak presiden tidak menumpang dirumahnya, sebab dia sudah senang.
Hmm, mudah-mudahan setelah peristiwa ini, dirjen pajak, seluruh aparatur negara, termasuk politisi dinegeri ini berani berkata, "Setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." Woow,.mungkinkah? Sebab bagaimanapun juga Jokowi and the crews sudah wanti-wanti mengenai effisiensi anggaran. Jokowi telah memulainya dari Pengungsi Sinabung sebagai simbol keprihatinan. Dan semoga setelah ini Sinabung berangsur-angsur ramah.
_/\_
Karimawatn, 30-10-2014

Tidak ada komentar