Lembaga Rasa Takut
Tatkala seseorang terlihat gahar dalam menenun kata dengan mulutnya atau melalui tulisannya, maka hanya dengan intuisi saja kita bisa melihat apakah itu merupakan ketegasan dalam menyikapi sesuatu atau tidak lebih dari ekspresi rasa takut belaka.
Dan tentang rasa takut ini ternyata disadari atau tidak, sudah menjadi penyakit hidup berkepanjangan. Dimana mulai sejak kecil (bayi), rasa takut tersebut sudah mulai dikristalisasi dalam diri seseorang oleh generasi sebelumnya.
Paradigma yang keliru dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, serta budaya sebagai tool pembentuk ego, telah berperan secara dominan menjadikan rasa takut sebagai alat kontrol paling efisien.
Baca juga :
Baca juga :
Pada tingkatan pemahaman tertentu akan diketahui pula, bahwa ternyata rasa takut tersebut dapat dibudidayakan secara terus menerus dari generasi ke generasi melalui semacam lembaga. Ia dinamakan Lembaga Rasa Takut.
Lembaga inilah yang kemudian bertanggung jawab mengemas rasa takut itu sedemikian rupa sehingga dapat dijual dengan harga yang bervariasi, sesuai kemasan dan disesuaikan pula menurut level sosial (business as usual).
_/\_
Seruni, 24-01-2015

Tidak ada komentar