Nuan Tenang Pak Anies, Kami Nonton Saja Koq
![]() |
| Anies Baswedan |
Terus terang, Philips terang terus Pak. Tapi sebenarnya saya lebih suka jika Pak Anies Baswedan tidak ikut-ikutan Pilkada DKI. Dalam terawangan saya, ada banyak yang hilang dari sosok Pak Anies yang saya lihat selama ini. Fakta memang, bahwa Pak Anies dipensiunkan dari kabinet, akan tetapi rasanya tidak/belum cocok aja momennya melampiaskan semua kegalauan itu dengan tergoda ikut pilkada.
Tapi toh, itu hak bapaklah, tidak ada siapapun yang bisa melarang. Terlepas apapun alasan bapak ikut pilkada, semua menjadi tanggungjawab bapak sendiri. Saya hanya bisa tebak-tebak buah manggis bahwa ada residu batiniah yang tidak mungkin bapak jelaskan kepada orang banyak mengapa bapak memilih rayuan gombal Gerindra dan PKS.
Kita juga bukan siapa-siapa, gak bakalan nyoblos juga karena bukan warga DKI. Tapi setidaknya, bapak harus tahu bahwa sosok Anies Baswedan telah melanglang buana ke seantero negeri. Jadi bukan cuma warga DKI saja yang ngefans bapak selama ini. Sedikit banyak mereka telah belajar tentang kepemimpinan yang ideal berdasarkan apa yang bapak sampaikan selama ini dari "mulut" bapak sendiri.
Khotbah bapak soal pemimpin dimasa pemilihan pilpres kemarin itu sepertinya akan menjadi kenangan terakhir bagi saya melihat persfektif kepemimpinan Indonesia ke depan menurut kacamata Anies Baswedan.
So, rayuan politik itu memang dasyat kan Pak?. Integritas dan idealisme seeorang pemimpin seringkali bertekuk lutut dihadapan kepentingan kelompok. Selamat memenangkan hati warga DKI Pak. Kami ada diluar, jadi nonton saja.
Tapi toh, itu hak bapaklah, tidak ada siapapun yang bisa melarang. Terlepas apapun alasan bapak ikut pilkada, semua menjadi tanggungjawab bapak sendiri. Saya hanya bisa tebak-tebak buah manggis bahwa ada residu batiniah yang tidak mungkin bapak jelaskan kepada orang banyak mengapa bapak memilih rayuan gombal Gerindra dan PKS.
Kita juga bukan siapa-siapa, gak bakalan nyoblos juga karena bukan warga DKI. Tapi setidaknya, bapak harus tahu bahwa sosok Anies Baswedan telah melanglang buana ke seantero negeri. Jadi bukan cuma warga DKI saja yang ngefans bapak selama ini. Sedikit banyak mereka telah belajar tentang kepemimpinan yang ideal berdasarkan apa yang bapak sampaikan selama ini dari "mulut" bapak sendiri.
Khotbah bapak soal pemimpin dimasa pemilihan pilpres kemarin itu sepertinya akan menjadi kenangan terakhir bagi saya melihat persfektif kepemimpinan Indonesia ke depan menurut kacamata Anies Baswedan.
So, rayuan politik itu memang dasyat kan Pak?. Integritas dan idealisme seeorang pemimpin seringkali bertekuk lutut dihadapan kepentingan kelompok. Selamat memenangkan hati warga DKI Pak. Kami ada diluar, jadi nonton saja.
Karimawatn, 30-09-2016

Tidak ada komentar