Header Ads

ads

Tak Perlu Kau Tiup Lilinmu, Dik

Tak Perlu Kau Tiup Lilinmu, Dik

Dik, Kau tahu bahwa waktu telah dan akan tetap mengubah segalanya. Demikian juga waktu telah mengubah Dirimu sampai pada detik ini. Lihatlah mata anakmu itu, semoga Kau menemukan sesuatu disana.

Sejak kecil kita berdua tak pernah terbiasa dengan nyala lilin yang harus kita padamkan diatas kue yang berhias pada setiap pergantian umur kita. Dan kita tak pernah mencari hal itu. Semua biasa saja bukan?

Hari ini, aku hanya akan mengatakan kepadamu, bahwa Kau sendirilah lilin itu. Jadilah Cahaya bagi dirimu sendiri hanya sebagai Manusia. Tak perlu lagi berfikir untuk meniup lilin dalam jiwamu. Biarkanlah ia menyala disepanjang usiamu.

Adakalanya ia meredup, namun Kau tak perlu memadamkan lilin yang ada pada pribadi lain agar nyala lilinmu tampak lebih terang. Mulai saat ini, menyatulah dengan apa yang kau sebut sebagai waktu, karena ia adalah sesuatu yang tak bisa Kau lawan.

Musim akan terus berganti dalam tawa dan mungkin airmata. Dan Kau harus memeluk keduanya dengan Cinta di dalam Dirimu mulai saat ini.

Di perhentian usiamu ini, sekali lagi Kau diberi kesempatan untuk memahami kembali tentang rasa syukur yang paling sederhana itu. Pergilah kedalam Dirimu dari waktu ke waktu, dan temukanlah sendiri hakikatmu disana.

Setelah ini Kau akan belajar menjaga Cahayamu hanya dengan kesadaranmu. Hanya itulah bekalmu di sisa perjalanan ini. Tak perlu khawatir, sebab walau redup sekalipun ia tidak akan padam.

Selamat ulang tahun adikku, "Sehatlah, Berbahagialah, dan Panjanglah Umurmu".

Semesta Memberkati.

_/\_

Karimawatn, 26-09-2016

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.