Nostalgia Nilai-Nilai
Pada saat serial ACI mulai ditayangkan di TVRI pada tahun 1985, aku masih belum sekolah. Otomatis saat itu duniaku adalah dunia anak-anak yang penuh dengan warna. Tapi ACI sempat memenjarakan mata dan telingaku saat itu. ACI adalah satu-satunya serial dewasa favorit selain kartun anak-anak yang suka aku tongkrongin di jaman itu.
Masih ingat, setiap kali serial ini diputar dilayar hitam-putih di rumah almarhum kakek, seringkali aku berlari dan segera mengambil posisi paling bagus di depan TV. Dari kakek syaratnya hanya satu, kalo nonton dilarang ribut. Entahlah, waktu itu serial ini terasa istimewa.
*
Sekedar membongkar kembali nostalgia lama dari Wikipedia, ACI atau Aku Cinta Indonesia adalah film seri televisi yang ditayangkan di TVRI pada tahun 1980-an. Judulnya juga dapat berarti singkatan dari ketiga tokoh utamanya, Amir (Agyl Syahriar), Cici (Dyah Ekowati Utomo) dan Ito (Ario Sagantoro).
Aku Cinta Indonesia, Film serial ACI dirancang dan diproduksi oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (PUSTEKKOM) yang bertemakan pengembangan nilai-nilai kepribadian anak dan remaja, seperti: tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja sama, toleransi, saling menghargai/menghormati, sikap bersaing sehat, persahabatan, dan sikap sportif. Ditayangkan Televisi Republik Indonesia (TVRI) menayangkan film serial ‘Aku Cinta Indonesia (ACI)' pada tahun 1985-an.
*
Jaman boleh berubah, tentu saja nilai-nilainya juga berubah. Kalau dulu ada nilai-nilai yang jelek, mungkin sekarang berubah menjadi baik. Namun, tidak sedikit nilai-nilai arif jaman dulu yang mungkin tak akan pernah Kita temukan lagi di jaman ini. Perubahan jaman memang memaksa Kita harus selalu 'belajar'. Bukan sekedar belajar untuk pintar, melainkan juga belajar untuk senantiasa sadar dan waras.
Terlebih saat ini, saat dimana rasa damai, toleransi, gotong-royong, persaudaraan, cinta tanah dan air, semakin hari semakin berubah ke arah yang "tidak mengenakkan". Promosi kebencian, fitnah, intoleransi, informasi palsu, religius maniak, degradasi nilai-nilai kemanusiaan atas nama sektarian, dlsb, semakin meraja lela.
Ada baiknya Kita menelaah kembali segala sesuatu yang pernah kita serap di dalam otak ini. Mungkin saja ada yang salah. Kalau tidak ada yang salah, tidak mungkin ada zombie berkeliaran seenaknya menebar bibit-bibit "kematian" diantara manusia yang mencintai ketentraman. Rahayu.
---
Lirik Lagu Aku Cinta Indonesia (OST A.C.I.) - Tonnie Danoe
Hanya ada satu cinta
dengan bumbu rindu selalu
Hanya ada satu rindu
tanpa ragu, tanpa cemburu
Hanya ada satu cinta
bukan tujuh, bukan seribu
Cinta kita, cinta bersama
da da da da da
Reff :
A.C.I
aku cinta Indonesia
A, bisa Amir
C, bisa Cici
I, bisa Ito
Tapi A.C.I
Aku Cinta Indonesia
---
Karimawatn, 26-05-2017

Tidak ada komentar