Kejora
Kau adalah Dewi Senja yang sabar menunggu anak manusia tuk bergegas pulang. Kerlip matamu adalah isyarat bagi jiwa-jiwa yang merindu kepada sudut-sudut ranjang.
Dan bagi sebagian lain, Kau adalah gerbang pengharapan. Melalui Dirimu, setiap Cinta dan Cita yang belum genap, berduyun pergi menyusuri pekatnya ketidakpastian.
Sedangkan bagiku, Kau adalah jembatan terindah yang mempertemukan nikmatnya bibir cangkir dengan kepulan tembakau dikepalaku.
Dan sekali lagi Kau menitipkan kata kerahiman itu ditelingaku, "Nak, inilah Aku. Dan Aku adalah Kamu."
Karimawatn, 24-05-2018

Tidak ada komentar